Cerpen Persahabatan: "Semua Demi Mawar"

Posted by Iqbal IDesainer


Akh, lega.?" jelas mawar sambil mengelus-elus lehernya.
Mawar adalah siswa yang berprestasi di sekolahnya. Dia mempunyai sahabat karib yaitu Via. Hampir setiap hari mereka menghabiskan waktu bersama-sama, dari berangkat sekolah, hingga pulang sekolah.

“cerpen

Hari ini sekolah Tunas Negeri kedatangan siswa baru dari amrik ( Amerika ). yah, bisa dibilang siswa baru itu keren, and ganteng. Semua murid perempuan tergila-gila oleh siwa baru itu. 

"perkenalkan, nama saya Edo Lesmana, biasa di panggil Edo." 
Semua siswa hanya terdiam menatapi siswa baru itu. Tak terkecuali Mawar dan Via, mereka berdua memandangi Edo dengan sepenuh hati. Siswa baru yang diketahui bernama Edo itu, duduk di belakang bangku Mawar. Hati Mawar berdekup sangat kencang saat itu, seperti orang terkena penyakit jantung mendadak. 

Sebenarnya Via juga menyukai Edo, tetapi Via sengaja menutupi ini semua dari Mawar. "vi,, Edo ganteng juga yah?" sahut Mawar.
Via hanya terdiam, karena dia sedang memikirkan Edo. Merasa ada yang aneh, Mawar melirik Via, dan melihat dia sedang tersenyum-senyum. 
"WOOY.!!!" Mawar mengaggetkan Via.

"via yang sedang memikirkan Edo tiba-tiba tergagap, alias kaget."
"Senyum-senyum sendiri, emang mikirin siapa sih.? mikirin Edo yah.?" Tanya Mawar penasaran.

Via hanya tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan Mawar. Sesampainya Via dirumah, seperti biasa Via menuju ruangan faforitnya yaitu "kamar", dan seperti kebiasaannya Via selalu menyempatkan diri untuk melihat langit dari atas, dengan di bantu alat teropong. Berbeda dengan Mawar, justru Mawar menyempatkan untuk membuka laptop kesayangannya.

Hari demi hari, waktu demi waktu. Akhirnya Mawar, Via, Edo menjadi kawan baik, mereka selalu bersama dalam susah mau pun senang. Namun persahabatan mereka menjadi cinta. EDo menyukai Via, sedangkan Mawar menyukai Edo.
Karena Edo merasa gak sanggup untuk memendam perasaannya Dengan Via, maka Edo memutuskan  untuk menyatakan cintanya pada Via. Dan tanpa di ketahui Mawar mendengar itu semua. Mawar merasa sakit hati pada Edo, karena Mawar mengira Edo mencintai Mawar. 

Lalu Mawar berlalu pergi, saat berada di tengah jalan, tanpa di sadari mobil dari arah timur melaju kencang dan menghantam tubuh Mawar yang sedang berlari, Mawar langsung terpelanting. Dan Mawar langsung di larikan ke Rumah Sakit. Via sedang berduaan dengan Edo, tiba-tiba handphone Via berdering. Dan Via sangat terkejut dengan berita yang di dapatnya itu bahwa Mawar kecelakaan. Lalu Via dan Edo langsung menuju Rumah Sakit, dimana Mawar di rawat. 

Kondisi Mawar sangat parah, Mawar mengalami patah tulang di bagian  lehernya. Malam ini Via menemani Mawar di Rumah Sakit. Saat tengah malam Via terbangun karena mendengar suara Mawar, namun Via terkejut, karena Mawar menyebut-nyebut nama Edo. Dan Mawar tak henti-henti menyebut nama Edo. Karena khawatir dengan keadaan Mawar akhirnya Via menghubungi dokter. Setelah selesai, dokter keluar dari kamar Mawar. Via segera menghampiri dokter tersebut.

"Bagaimana dok keadaan Mawar.?"tanya Via gelisah
"Tidak apa-apa, Mawar hanya mengiggau seseorang yang dia cintai." jelas dokter

Mendengar penjelasan dokter, tiba-tiba Via terpuruk lemas. "ternyata, Mawar begini gara-gara aku.?" 

Keesokan harinya Via mengajak Edo ketemuan. Dan hal yang dibicarakannya sangat serius.

"Edo, sebelumnya aku minta maaf, kalau aku pernah nyakitin hati kamu."
Edo agak bingung.
"Maksudnya apa Vi?"

"Heem, aku mau minta putus dari kamu Edo."
"Kenapa kamu minta putus, apa salah aku"

"Kamu gak salah apa-apa kok, justru aku yang salah. Kamu itu lebih pantas dengan Mawar, bukan dengan aku"
"Tapi, aku tidak mencintai Mawar."
Lalu, Via menarik tangan Edo, Via mengajak Edo ke Rumah Sakit dimana Mawar dirawat. 

"Sekarang nyatakan cinta kamu kepada mawar." 
"Tapi aku gak cinta sama Mawar, aku cintanya sama kamu."
"Kalau kamu cinta sama aku, lakukan saja."

"Tapi Vi..."
"Demi aku Edo, kamu harus mau."

Dengan terpaksa Edo melakukan itu, demi cintanya pada Via. Dan sebenarnya hati Via sakit melihat orang yang sangat di cintainya itu menyatakan cinta pada orang lain. Namun demi sahabat, Via mau melakukan apa saja, walaupun terasa sakit. Menurut Via kebahagiaan Sahabat lebih penting dari ke bahagiaan diri sendiri. Jka Mawar senang, Via pun ikut senang.

Poskan Komentar

Cari Artikel di Label Blog Ini

Anime (8) Anti Virus (30) Ayo Dance (12) Browser (25) Food (7) Games (56) Hacker (14) Knowledge (487) Media Player (18) Misteri (82) Ninja Saga (41) Other (127) Pendidikan (127) Point Blank (335) Serba 7 (59) Sofware (161) Tips (179) Tips Blog (44) Tips Komputer (26)