Phenom II: Overclocking

Posted by Iqbal IDesainer

Northbridge dan Kontroler Memori

Seperti sudah dibahas sebelumnya, Phenom II menjalankan  northbridge sedikit lebih lambat dari pendahulunya. Bila northbridge/kontroler memori Phenom berjalan pada kecepatan 1,8 dan 2 GHz, Phenom II kembali hanya berjalan pada kecepatan 1,8 GHz. Dari pengalaman CHIP meng-overclock Phenom 9950BE, northbridge/kontroler memori pada prosesor ini bisa berjalan hingga kecepatan 2,4 GHz tanpa merubah voltase northbridge. Akan tetapi, kecepatan northbridge/kontroler memori terbatas di sekitar 2,2 hingga 2,3 GHz untuk Phenom II.

HyperTransport

Beralih ke HyperTransport, pengalaman dengan Phenom II menunjukkan bahwa setting Hypertransport (kecepatan dan multiplier) sangat bergantung pada motherboard dan BIOS yang digunakan. Dari dua motherboard AMD790GX yang dicoba oleh CHIP dengan Phenom II, keduanya menunjukkan perilaku berbeda. MSI DKA790GX Platinum tidak bisa berjalan dengan kecepatan Hypertransport di atas 210 MHz, sehingga Anda harus memainkan multiplier prosesor. Sebaliknya, Gigabyte MA790GP-DS4H bahkan mampu menjalankan HyperTransport di kecepatan 275 MHz (dengan multiplier 8x) tanpa masalah.
Jelas kedua motherboard dan BIOS-nya ditujukan untuk kalangan yang berbeda. Mereka yang rela berinvestasi membeli Phenom II 940 Black Edition (ataupun prosesor Black Edition lainnya) akan lebih menyukai MSI DKA790GX, karena overclocking “dibatasi” ke perubahan multiplier. Buat mereka yang tidak memiliki prosesor versi Black Edition, Gigabyte MA790GP-DS4H menawarkan banyak opsi untuk “memeras” sebanyak mungkin kinerja dari prosesor dan sistem.

Kombinasi Terbaik

Pertama-tama, kita berbicara kombinasi terbaik di MSI DKA790GX Platinum. Kecepatan 3,7 GHz adalah clock tertinggi yang bisa dicapai dalam batas voltase maksimum yang aman menurut AMD (1,5 /1,55 volt). Kemungkinan besar, angka tersebut harus digunakan bila Anda juga meng-overclock northbridge/kontroler memori ke 2,2 GHz. Prosesor dan motherboard ini sama sekali tidak mau booting dengan  kecepatan northbridge/kontroler memori 2,4 GHz ke atas.
Selain meningkatkan voltase prosesor (tetapi tidak VDD), Anda juga harus meningkatkan voltase northbridge dan HyperTransport. Pengalaman CHIP dengan MSI DKA790GX dan unit sampel Phenom II 940 BE yang diterima CHIP menunjukkan voltase 1,35 v sudah mencukupi. Bahkan, Anda sebenarnya tidak terlalu perlu menaikkan voltase HyperTransport bila clock HyperTransport tidak diubah.
Kecepatan yang sama (3,7 GHz) juga didapat dengan Gigabyte MA790GP-DS4H. Dengan HyperTranpsort di kecepatan 275 MHz, multiplier prosesor dikunci di 13,5x, sementara northbridge dan HyperTransport dikunci di 8x (2,2 GHz). Penggunaan clock HyperTransport lebih tinggi membantu memberikan tambahan kinerja. Oleh karena itu, kombinasi Phenom II 940 dan Gigabyte MA790GP-DS4H lebih cepat dari kombinasi prosesor yang sama dengan MSI DKA790GX Platinum. Kelebihan lainnya yang dimiliki Gigabyte adalah untuk mencapai kombinasi ini, Anda hanya perlu merubah voltase prosesor menjadi 1,425 atau 1,45 v.

Clock di atas 3,7 GHz

CHIP yakin, dengan prosesor yang tepat dan solusi pendingin yang cukup, Phenom II 940 bisa mencapai kecepatan 4 GHz tanpa water cooling. Di atas 4 GHz, voltase yang harus digunakan memaksa Anda harus beralih ke solusi cooling lebih efektif seperti water cooling. Yang jelas terlihat dari pengalaman CHIP dengan Phenom II adalah pentingnya peranan motherboard, terutama pendinginan chipset dan komponen listrik (power phase). Pada awal percobaan overclocking, Phenom II di 3,7 GHz tidak selalu berjalan stabil (satu kali BSOD di PCMark 05, satu kali BSOD di Crysis dan GTA IV). Namun, masalah-masalah ini hanya terjadi setelah beberapa waktu, yang menandakan bahwa ada komponen yang “menimbun” panas.

Underclocking dan Undervolting

Selain overclocking, CHIP juga ingin melihat seberapa efisien Phenom II saat berjalan lebih lambat, terutama dari segi setting voltase dan clock yang didapat, serta suhu operasi dan konsumsi daya. Pengujian ini seluruhnya dilakukan di motherboard Gigabyte MA790GP-DS4H. Bila untuk mencapai clock 3,7 GHz, Phenom II membutuhkan voltase 1,425 hingga 1,5 v, berapa yang diperlukan di clock lebih rendah?
Walau secara teori, Phenom II bisa berjalan di kecepatan lebih rendah dari 1,6 GHz, prosesor ini tidak mau booting di voltase lebih rendah dari 0,9 v. Seperti pernah disebutkan sebelumnya, AMD menggunakan voltase 0,9 v sebagai voltase default Phenom II saat Cool n Quiet aktif dan prosesor berjalan di kecepatan 800 MHz. Dari segi tersebut, sampel Phenom II 940 Black Edition yang diterima CHIP ini cukup baik. Prosesor ini bisa berjalan dua kali lebih cepat (1,6 GHz) dengan voltase yang nyaris sama.
Di clock 3 GHz, Phenom II 940 Black Edition sebenarnya hanya memerlukan voltase sebesar 1,2 v. Jadi, voltase tambahan sekitar 0,3 v dibutuhkan dari kecepatan 1,6 GHz ke 3 GHz. Akan tetapi, di atas 3 GHz, voltase yang dibutuhkan prosesor naik tajam. Mengejutkan? Tidak juga, hal yang sama sudah terlihat pada prosesor-prosesor dual core Athlon X2 65 nm di kisaran clock yang sama terdahulu.
Bagaimana dengan konsumsi daya? Tabel di bawah memberikan kita gambaran yang menarik.
Untuk mempermudah, mari kita normalkan nilai di atas dengan nilai di 1,6 GHz sebagai dasar (100 %).
Dengan tabel di atas, kita bisa lebih mudah melihat bahwa lompatan dari 1,6 GHz ke 3 GHz serta dari 3 GHz ke 3,5 GHz kurang lebih sama. Kedua grafik di atas menempatkan data tabel dalam perspektif yang lebih mudah dimengerti – Anda akan membutuhkan tambahan voltase dan “menikmati” peningkatan konsumsi daya yang sama dari 1,6 GHz ke 3 GHz dan 3 GHz ke 3,5 GHz. Grafik kedua memperlihatkan kecenderungan bahwa Phenom II membutuhkan voltase jauh lebih tinggi di atas 3 GHz dan 3,5 GHz. Dari data ini, jelas terlihat alasan mengapa AMD memilih membatasi clock Phenom II di 3 GHz – titik ini adalah titik paling optimal dari segi kinerja, voltase dan konsumsi daya.
Sekarang, bandingkan suhu operasi Phenom II 940 di 3 GHz dan 3,7 GHz pada suhu ruangan 28º Celsius.
Kita normalkan kembali, dengan Phenom II 940 3 GHz sebagai dasar.

Baik, dengan heatsink yang sama (Noctua NH-U12P), Phenom II di 3,7 GHz sekitar 50 % lebih panas, baik saat idle maupun full load. Untuk informasi saja, bila kita membandingkan suhu operasi di 1,6 GHz dengan 3 GHz, kita melihat peningkatan yang kurang lebih sama (idle 17º Celsius, full load 24 Celsius). Tanpa fan, suhu Phenom II bisa mencapai angka sekitar 43º Celsius saat full load, namun membutuhkan beban konstan di keempat core dalam jangka waktu yang sangat lama (20 menit).

Catatan Tambahan: Sideport dan AMD790GX

Pengujian di atas semuanya dilakukan dengan graphics card addon. Saat pengujian dilakukan dengan graphics card onboard, gambar di layar menunjukkan artifak. Hal ini bisa disebabkan oleh dua hal: voltase terlalu rendah dan Anda hanya menggunakan memori Sideport dan bukan UMA+Sideport. Bila artifak muncul bahkan saat di BIOS, Anda harus meningkatkan voltase prosesor. Dengan platform yang diuji CHIP, menambahkan 0,1 v sudah mencukupi. Walau konsumsi daya prosesor sedikit naik, konsumsi daya yang dihemat dengan menggunakan graphics card onboard sangat besar sehingga efek bersihnya tetap signifikan. Bila artifak hanya muncul dalam game, kemungkinan besar Anda hanya mengaktifkan mode Sideport. Gunakan mode UMA+Sideport untuk mengatasi masalah ini. Untuk mendapat kinerja optimal, gunakan mode interleaving dengan rasio sebesar mungkin.
Pengalaman CHIP memperlihatkan bahwa kombinasi Phenom II 940 Black Edition di kecepatan 1,6 GHz dan graphics card onboard AMD790GX dengan setting optimal masih dapat memainkan Crysis di setting low pada resolusi 1024×768 dengan cukup baik (average frame rate 32 fps). Ada beberapa saat di mana frame rate turun ke 15 fps, namun ada juga saat-saat dimana frame rate bisa mencapai 45 fps.

Phenom II: Kinerja di 3,7 GHz

Baik, kini saatnya melihat kinerja yang dapat dicapai oleh Phenom II 940 dengan overclocking. Untuk pengujian ini, motherboard yang digunakan dengan Phenom II adalah Gigabyte MA-790GP-DS4H.
Sebelumnya, inilah platform pengujian yang digunakan CHIP.
  • Prosesor: Intel Core i7 965 Extreme Edition (3,2 GHz), Intel Core 2 Quad QX9650 (3 GHz, 2,83 GHz, 2,67 GHz dengan FSB 333 MHz – efektif 1333 MHz), AMD Phenom 9950 Black Edition (3 GHz)
  • Memori: 2×1 GB DDR2-1066 5-5-5-16 DDR2, 3×1 GB DDR3-1600 9-9-9-24 (di 1066 7-7-7-21)
  • Motherboard: MSI X58 Eclipse, MSI P35 Neo, Gigabyte MA-790GP-DS4H
  • Graphics card: Radeon HD4870 512 MB, GeForce GTX280
  • Hard disk: Western Digital Caviar 160 GB 7200 rpm 1600AAJS
  • Sistem Operasi: Windows Vista Ultimate SP1 32 bit
  • Driver: Intel Chipset Software Instalation 9.0.0.1009, Catalyst Control Center 8.12 (bukan hotfix)
  • Software Benchmark: PCMark 05, PCMark Vantage, 3DMark 06, 3DMark Vantage
  • Game: FEAR 1.08, Quake 4 1.42, Crysis 1.2, Fallout 1.1, Farcry2, GTA IV
Untuk mempermudah perbandingan, hasil pengujian dengan platform pembanding (Core 2 Quad dan Core i7) juga ditampilkan. Semua pembanding ini berjalan pada kecepatan default dan graphics card yang digunakan adalah Radeon HD4870.

Dengan clock 3,7 GHz, Phenom II bisa mendekati bahkan melampaui Core 2 Quad Q9400 dengan clock 2,67 GHz di dua pengujian – Music dan Memories. Hasil pengujian HDD tidak berubah.
3DMark terbukti lebih sensitif terhadap percobaan overclocking Phenom II. Kini, Phenom II 940 yang berjalan 3,7 GHz menawarkan kinerja lebih tinggi daripada Core 2 Quad Q9650 di Vantage, bahkan daripada Core i7 965 di 3DMark 06. Clock HT yang cukup tinggi lebih banyak mempengaruhi hasil pengujian CPU Test 3DMark 06.
Bagaimana kinerja sebenarnya dalam game? Mari kita lihat tabel di bawah ini.
Seperti yang terlihat sebelumnya pada 3DMark, Phenom II 940 di 3,7 GHz kembali menawarkan kinerja lebih tinggi dari Core 2 Quad Q9650. Perbedaan terbesar terlihat di Quake 4, 46 fps atau sekitar 15 % lebih cepat.
Pada Crysis, kita tidak melihat perbedaan besar antara semua prosesor yang diuji. Sebenarnya, ini adalah kabar baik. Seperti sudah dijelaskan di artikel sebelumnya, graphics card yang digunakan berbeda, yaitu sebuah GeForce GTX280.

Kesimpulan

Dibandingkan pendahulunya, Phenom II juga memberikan tambahan ruangan overclocking. Dengan air cooling dan voltase 1,35 v, kecepatan 3,5 GHz cukup mudah dicapai asalkan Anda mendapat pasangan motherboard yang tepat. Kecepatan 3,7 GHz bisa dicapai dengan sedikit tambahan voltase dan bila Anda bersedia menaikkan voltase di atas batas aman yang disarankan AMD. Jika Anda bersedia,  bahkan kecepatan 4 GHz pun bisa dicapai. Walaupun begitu, titik yang memberikan kombinasi terbaik antara kinerja, suhu operasi dan konsumsi daya adalah 3,5 GHz.
Namun, bila dibandingkan dengan Core 2 Quad, potensi overclocking Phenom II tidak terlalu mengesankan. Terlebih mengingat prosesor-prosesor seperti Core 2 Quad Q9400 dan Q9550 dengan harga yang relatif sama tidak hanya bisa mencapai clock lebih tinggi, tetapi juga menawarkan kinerja per clock lebih tinggi dari Phenom II. Selain itu, saat di-overclock, Phenom II kehilangan daya tarik uniknya yaitu suhu operasi lebih dingin.

Poskan Komentar

Cari Artikel di Label Blog Ini

Anime (8) Anti Virus (30) Ayo Dance (12) Browser (25) Food (7) Games (56) Hacker (14) Knowledge (487) Media Player (18) Misteri (82) Ninja Saga (41) Other (127) Pendidikan (127) Point Blank (335) Serba 7 (59) Sofware (161) Tips (179) Tips Blog (44) Tips Komputer (26)